April 30, 2015

HTML 5 Video dan Audio

A. Audio
   Akan ada tag <audio> dan <video> di HTML 5. Jadi tidak perlu lagi menempelkan flash untuk sekedar memutar audio. Format video yang didukung akan bervariasi terhadap browser, kemungkinan besar codecnya adalah Ogg Theora (patent free) dan H.264. Sepertinya sampai sekarang codecnya masih jadi kontroversi. Salah satu fitur baru HTML5 yang paling mencengangkan adalah disediakannya tag baru yang memungkinkan kita untuk memutar audio sesuai yang kita inginkan tanpa menggunakan plugin tambahan seperti flash player. Dengan menggunakan tag <audio> kita sudah bisa memasukkan file mp3 dan ogg ke dalam halaman web kita. Untuk menambahkan audio ke dalam web kita, cukup ketikkan kode berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<audio controls="controls">
<source src="music/FromHere.ogg" type="audio/ogg">

</audio>

</body>
</html>

Penjelasan dari tags diatas:
<audio>, tag audio utama, digunakan untuk memasukkan audio ke dalam HTML.
<source>, digunakan untuk mengambil source file yang akan dimainkan audionya.

Atribut pada audio :
  • Autoplay, atribut ini digunakan untuk member opsi kepada tag audio apakah langsung dimainkan secara otomatis atau tidak.


  • Controls, atribut ini memberikan pilihan untuk menampilkan kontrol audio (volume, seeker, play/pause button).


  • Type, digunakan untuk mendefinisikan tipe audio yang dimainkan.


  • Src, digunakan untuk mendefinisikan source audio yang dimainkan.



  • B. Video
    Fitur multimedia lainnya yang didukung oleh HTML5 adalah video. Jika selama ini kita harus menggunakan flash player untuk memasukkan konten video, pada HTML5 kita tidak perlu lagi menggunakannya.
    Untuk menambahkan elemen video kita gunakan kode berikut :

    <!DOCTYPE html>
    <html>
    <body>

    <video width="320" height="240" controls="controls">
    <source src="video/movie.ogg" type="video/ogg">

    </video>

    </body>
    </html>


    0 komentar:

    Posting Komentar